Mantan Menteri ESDM Era SBY Bebas dari Lapas Sukamiskin, Jero Wacik Wajib Lapor dan Dilarang ke Luar Negeri

Posted on

SuaraCianjur.id- Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik kembali menghirup udara bebas dari Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, pada hari Kamis (8/9/2022).

Menurut Kepala Bapas Bandung, Bambang Ludiro mengatakan kalau Jero Wacik dinyatakan bebas bersyarat. Kini Jero Wacik mengikuti program cuti menjelang bebas (CMB).

“(Jero Wacik) kini CMB,” terang Bambang.

Selama dalam program CMB tersebut, mantan Menteri ESDM era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu harus menjalani wajib lapor minimal satu kali setiap bulannya.

Baca Juga:500 Tiket Disediakan Arema untuk Bobotoh Persib, Bisa Satu Stadion Tapi Jaga Kondusifitas

Jero Wacik juga akan diawasi oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK), hingga tanggal 21 November 2022. Baru setelah itu dirinya dinyatakan bebas murni.

“Tinggal melaksanakan masa bimbingan hingga tanggal 21 November 2022 jadi kurang lebih dua bulan,” terang Bambang.

Bambang juga menegaskan ada aturan selama Jero Wacik mengikuti program CMB, yakni tidak diperkenankan untuk bepergian ke luar negeri, kecuali dengan alasan sakit atau ibadah.

Kalau pun hendak keluar negeri, maka Jero Wacik harus mendapatkan izin dari Menkumham Yassona Laoly

Seperti yang diketahui, Jero Wacik sebagai Menteri ESDM telah memerintahkan kepada anak buahnya untuk mengumpulkan uang karena DOM di Kementerian ESDM lebih kecil dibandingkan dengan DOM Kementerian Pariwisata.

Baca Juga:Beruntung AKP Dyah Candrawati TIdak Dipecat dari Polri, Tapi Tetap Dijatuhi Sanksi di Sidang Etik

Adapun jumlah uangyang saat itu terkumpul mencapai Rp10,38 miliar. Uang itu digunakan untuk memenuhi keperluan pribadi.

Dalam persidangan, Jero Wacik divonis empat tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta di bulan Februari tahun 2016 silam.

Ia dituntut untuk membayar denda sebesar Rp300 juta subsider empat bulan kurungan.

Kemudian Mahkamah Agung (MA) memperberat hukuman Jero Wacik menjadi delapan tahun penjara pada bulan Oktober 2016, setelah mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan oleh penuntut umum.

Bahkan saat itu Jero diwajibkan membayar denda sebesar Rp150 juta ditambah membayar uang pengganti sebesar Rp5,7 miliar. Jero sempat mengajukan peninjauan kembali (PK) akan tetapi hal itu di tolak.

KPK pada bulan Juli lalu telah menyatakan kalau Jero Wacik sudah membayar lunas uang pengganti kerugian negara, dengan cara mencicil.



Buy Instagram Verified